PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN SOCIAL SUPPORT TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN GENERASI Z DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR KOTA BANDUNG

Authors

  • Defi Dea Apriyanti Universitas Indonesia Membangun, Kota Bandung, Indonesia
  • Benny Bernadus Universitas Indonesia Membangun, Bandung, Indonesia
  • Kartika Nuradina Universitas Indonesia Membangun, Kota Bandung, Indonesia
  • Pras Rendy Universitas Indonesia Membangun, Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63754/jcn.v4i2.178

Keywords:

work life balance, social support, employee engagement, generasi z, perusahaan manufaktur

Abstract

Generasi Z merupakan kelompok usia yang mendominasi angkatan kerja saat ini, namun memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan generasi sebelumnya, terutama dalam memandang keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan pribadi serta pentingnya dukungan sosial di lingkungan kerja. Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi perusahaan manufaktur dalam meningkatkan employee engagement, mengingat keterlibatan karyawan berperan penting dalam mendukung produktivitas dan pencapaian tujuan organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh work-life balance dan social support terhadap employee engagement pada karyawan Generasi Z di perusahaan manufaktur Kota Bandung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik purposive sampling terhadap 100 karyawan. Analisis data menggunakan analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance secara parsial tidak berpengaruh terhadap employee engangement dan social support berpengaruh positif dan signifikan. Namun secara simultan, keduanya berpengaruh terhadap employee engagement. Nilai koefisien determinasi () sebesar 0,217 menunjukkan bahwa kedua variabel independen secara bersama-sama mampu menjelaskan 21,7% variasi employee engagement, sedangkan 78,3% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menjelaskan bahwa dukungan sosial dari atasan dan rekan kerja berperan lebih dominan dalam membentuk employee engagement dibandingkan kemampuan individu mengelola keseimbangan kehidupan kerja, meskipun keduanya tetap berkontribusi secara bersama-sama.

References

Aldinel Fikri, & Kartika Nuradina. (2023). Identification of Student Learning Style Preference Profiles in Hybrid Learning Settings: An Essential Consideration for Developing Learning Strategies. West Science Interdisciplinary Studies, 1(09), 719–730. https://doi.org/10.58812/wsis.v1i09.205

Ardelia, Z., Akbar, P., & Handoyo, S. (2019). Pengaruh Komponen Work-life Balance ( WLB ) terhadap Employee Engagement pada Generasi X , Y , dan Z. Fakultas Psikologi Universitas Airlangga, 1(1), 1–9.

Astari, K., Anissa Lestari, K., & Batubara, M. (2022). ADAPTASI ALAT UKUR THE EMPLOYEE ENGAGEMENT SCALE (EES). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 11(1), 511–520. https://doi.org///doi.org/10.34308/eqien.v11i1.752

Audillah, F. D., Puruwita, D., & Lutfia, A. (2025). Pengaruh Work Life Balance terhadap Job Satisfaction Melalui Employee Engagement pada Karyawan Gen Z mempengaruhi job satisfaction pada karyawan Gen Z di PT Kereta Api Indonesia ( Persero ) Daop 1 Jakarta , dilakukan pra survey untuk mengidentifikasi fakt. Jurnal Ilmiah Manajemen Dan Kewirausahaan, 4(September), 441–450.

Deloitte. (2024). 2024 Gen Z and Millennial Survey. Deloitte Touche Tohmatsu Limited, 1–19. https://www.deloitte.com/global/en/issues/work/content/genzmillennialsurvey.html

Ekanesia, P., Akbar, R. F., & Sastri, P. D. (2024). Profil Perceived Social Support dan Hubunganya dengan Kesehatan Mental Remaja di Kota Makassar. Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi, 22(01), 21–33. https://doi.org/10.47007/jpsi.v22i01.361

Fisher, G. G., Bulger, C. A., & Smith, C. S. (2009). Beyond Work and Family: A Measure of Work/Nonwork Interference and Enhancement. Journal of Occupational Health Psychology, 14(4), 441–456. https://doi.org/10.1037/a0016737

Gallup Consulting. (2026). State of the Global Workplace. Employee Engagement Insights for Business Leaders Worldwide, 1–251.

Ginting, H., & Febriansyah, H. (2020). Copenhagen Psychosocial Questionnaire (COPSOQ) III: Omnibus Survei Faktor-Faktor Psikososial Di Tempat Kerja. Kencana.

Gunawan, G. (2019). Reliabilitas Dan Validitas Konstruk Work Life Balance Di Indonesia. JPPP - Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 8(2), 88–94. https://doi.org/10.21009/jppp.082.05

Harter, J. K., Schmidt, F. L., & Hayes, T. L. (2002). Business-unit-level relationship between employee satisfaction, employee engagement, and business outcomes: A meta-analysis. Journal of Applied Psychology, 87(2), 268–279. https://doi.org/10.1037/0021-9010.87.2.268

House, J. S. (1981). Work stress and social support. Addison-Wesley.

Kahn William A. (1990). Psychological conditions of personal engagement and disengagement at work. Academy of Management Journal, 33(4), 692–724. https://doi.org/10.5465/256287

Mauladi, A., Alqorni, N., Muttaqin, R., & Sudaryo, Y. (2025). Pengaruh lingkungan kerja, stres kerja dan work-life balance terhadap turnover intention dimediasi oleh Kepuasan karyawan: Studi pada PT Bank Rakyat Indonesia ( Persero ) Regional Office Bandung. Jurnal Economica, XIII(2), 381–390.https://doi.org/10.46750/economica.v13i2.424

Meidytania, V. P., & Frianto, A. (2024). Pengaruh work environment dan perceived organisational support terhadap employee engagement. Jurnal Ilmu Manajemen, 12(1), 32–42. https://doi.org/10.26740/jim.v12n1.p32-42

Mutaqin, R. A., Farhana, B., Fardhan, M., & Sarah, S. (2026). Pengaruh work-life balance dan kepuasan kerja terhadap semangat kerja : studi literatur. 2(1), 1–6. https://doi.org/10.24176/bmaj.v4i2.

Nuradina, K., Ekanesia, P., Athallah, S. F., & Mukin, R. (2023). The Importance of Personal Characteristic in Shaping Positive Perceptions of Organizational Climate in Universities. West Science Interdisciplinary Studies, 1(09), 709–718. https://doi.org/10.58812/wsis.v1i09.204

Putra, D. A., & Nuradina, K. (2023). Strategi Coping dan Upaya Resiliensi Karyawan di Masa Pandemi COVID-19. Inaba Journal Of Psychology, 1(01), 33–40. https://doi.org/10.56956/ijop.v1i01.189

Putri, H. N., Nuradina, K., & Bernadus, B. (2026). Relationship Between Workload and Job Stress on Employee Turnover Intention at CV XYZ. International Journal of Marketing & Human Resource Research, 7(1), 240–259. https://doi.org/10.47747/ijmhrr.v7i1.3351

Schroth, H. (2019). Are you ready for gen Z in the workplace? California Management Review, 61(3), 5–18. https://doi.org/10.1177/0008125619841006

Septiani, A. E., & Frianto, A. (2021). Pengaruh work life balance dan perceived organizational support terhadap employee engagement pada BPJS Ketenagakerjaan. Jurnal Ilmu Manajemen, 11(1), 266–0277. https://doi.org/10.26740/jim.v11n2.p266-277

Setiabudhi, S., Hadi, C., & Handoyo, S. (2021). Relationship Between Social Support, Affective Commitment, and Employee Engagement. Kontigensi : Jurnal Ilmiah Manajemen, 9(2), 690–695. https://doi.org/10.56457/jimk.v9i2.237

Shuck, B., Twyford, D., Reio, T., Ghosh, R., & Shuck, A. (2014). Human Resource Development Practices and Employee Engagement: Examining the Connection With Employee Turnover Intentions. Human Resource Development Quarterly, 25(2), 239–270. https://doi.org/10.1002/hrdq

Shuck, B., & Wollard, K. (2010). Employee engagement and HRD: A seminal review of the foundations. Human Resource Development Review, 9(1), 89–110. https://doi.org/10.1177/1534484309353560

Syelvy, S., & Siddiq, A. M. (2024). Pengaruh Work Life Balance terhadap Employee Engagement dan Kepuasan Kerja sebagai Variabel Intervening pada CV Multi Agro Sarana. Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, Akuntansi Dan Bisnis, 5(3), 622–638. https://doi.org/10.47747/jismab.v5i3.1962

Tabachnick, B. ., & Fidell, L. . (2013). Using multivariate statistics (6th ed.). Pearson.

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

Apriyanti, D. D., Bernadus, B., Nuradina, K., & Rendy, P. (2026). PENGARUH WORK LIFE BALANCE DAN SOCIAL SUPPORT TERHADAP EMPLOYEE ENGAGEMENT PADA KARYAWAN GENERASI Z DI PERUSAHAAN MANUFAKTUR KOTA BANDUNG . Jurnal Cinta Nusantara, 4(2), 199–211. https://doi.org/10.63754/jcn.v4i2.178