PENGARUH STRES KERJA DAN STRATEGI COPING TERHADAP KETAHANAN PSIKOLOGIS PEKERJAAN PADA F&B INDUSTRY

Authors

  • Rizal Ardiansyah Universitas Indonesia Membangun
  • Kartika Nuradina Universitas Indonesia Membangun
  • Pras Rendy Universitas Indonesia Membangun

DOI:

https://doi.org/10.63754/jcn.v4i2.158

Keywords:

Stres Kerja, Strategi Koping, Ketahanan Psikologis, Teori Transaksional Stres dan Koping, Industri Makanan dan Minuman.

Abstract

Industri makanan dan minuman (F&B) dikacaukan oleh lingkungan kerja yang menuntut kecepatan kerja, hasil dan target kerja yang dapat membuat karyawan terpapar stres kerja yang berpotensi mempengaruhi ketahanan psikologis mereka., penelitian ini mengkaji pengaruh stres kerja dan strategi koping terhadap ketahanan psikologis di kalangan karyawan PT. X. Desain penelitian kuantitatif mempergunakan metode survei guna melakukan pengumpulan data dari karyawan. Instrumen penelitian dilakukan pengujian serta terbukti valid dan reliabel sebelum analisis data. Analisis regresi linier berganda dilakukan guna melakukan pengujian hubungan antar variabel. Temuan penelitian menunjukkan jika stres kerja serta strategi koping secara bersamaan memiliki pengaruh signifikan terhadap ketahanan psikologis, seperti yang ditunjukkan oleh nilai F sebesar 6,798 dengan tingkat signifikansi 0,002 (p < 0,05). Selanjutnya koefisien determinasi (R²) adalah 0,152, mengindikasikan jika stres kerja dan strategi koping secara simultan menjelaskan 15,2% varians dalam ketahanan psikologis, sementara selebihnya 84,8% disebabkan oleh faktor lain di luar cakupan studi yang dilaksanakan. Temuan ini mendukung Teori Stres Transaksional dan Koping, yang menunjukkan bahwa ketahanan psikologis karyawan dipengaruhi oleh interaksi antara stresor di tempat kerja dan mekanisme koping yang mereka gunakan. Studi ini menyoroti pentingnya penerapan organisasi yang bertujuan untuk mengelola stres kerja dan memperkuat strategi koping adaptif untuk meningkatkan ketahanan karyawan dan kesejahteraan secara keseluruhan di industri makanan dan minuman.

References

Aflah, F. R., Risnawati, R., & Hamdani, M. F. (2025). Penerapan regresi linier berganda dalam menilai hubungan antar variabel dalam penelitian kuantitatif. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 4195–4211.

Alfajar, Y., & Hidayati, R. A. (2022). Dampak kelelahan mental (burnout) terhadap kinerja karyawan retail besi dan baja. Jurnal Mahasiswa Manajemen, 3(01), 16–24.

Apriyani, N., Jaya, R. C., & Nuradina, K. (2023). The impact that work environment, work motivation, and work discipline have on the performance of Hammer Strong Bandung employees. Journal of Business and Management Inaba, 2(2), 111-130.

Carver, C. S. (1997). You want to measure coping but your protocol’too long: Consider the brief cope. International Journal of Behavioral Medicine, 4(1), 92–100.

Cohen, S., Kamarck, T., & Mermelstein, R. (1983). A global measure of perceived stress. Journal of Health and Social Behavior, 385–396.

Connor, K. M., & Davidson, J. R. T. (2003). Development of a new resilience scale: The Connor‐Davidson resilience scale (CD‐RISC). Depression and Anxiety, 18(2), 76–82.

Davidson, J. R. T. (2020). Connor-Davidson resilience scale (CD-RISC).

Fatima, M., & Risnawaty, W. (2023). Gambaran strategi coping stress karyawan sistem kerja remote. Phronesis: Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 12(2), 78–87.

Fikri, A. (2022). The organizational culture of non-franchise local coffee shop as a form of social entrepreneurship for millennials. Journal of Business and Management Inaba, 1(2), 97–111.

Fikri, A., & Nuradina, K. (2023). Identification of student learning style preference profiles in hybrid learning settings: An essential consideration for developing learning strategies. West Science Interdisciplinary Studies, 1(9), 731–742. https://doi.org/10.58812/wsis.v1i09.205

Fletcher, D., & Sarkar, M. (2013). Psychological resilience. European Psychologist.

García, F. E., Barraza-Peña, C. G., Wlodarczyk, A., Alvear-Carrasco, M., & Reyes-Reyes, A. (2018). Psychometric properties of the Brief-COPE for the evaluation of coping strategies in the Chilean population. Psicologia: Reflexão e Crítica, 31(1), 22.

Grandey, A. A. (2000). Emotional regulation in the workplace: A new way to conceptualize emotional labor. Journal of Occupational Health Psychology, 5(1), 95.

Harding, D., Kadiyono, A. L., & Nuradina, K. (2021). Peran Psychological Capital Dalam Membangun Mental Entrepreneur Di Masa Pandemi Covid-19. DHARMAKARYA: Jurnal Aplikasi Ipteks untuk Masyarakat, 10(4), 314-318.

Hartmann, S., Weiss, M., Newman, A., & Hoegl, M. (2020). Resilience in the workplace: A multilevel review and synthesis. Applied Psychology, 69(3), 913–959.

Indriyani, E., Recky, R., Surjaatmadja, S., & Nuradina, K. (2025). Pengaruh motivasi kerja, kompensasi kerja dan lingkungan kerja fisik terhadap komitmen organisasi karyawan PKWT PT. Puri Makmur Lestari. Jurnal Economica: Media Komunikasi Isei Riau, 13(1), 158-166.

Judijanto, L., Wibowo, G. A., Karimuddin, K., Samsuddin, H., Patahuddin, A., Anggraeni, A. F., Raharjo, R., & Simorangkir, F. M. A. (2024). Research design: Pendekatan kualitatif dan kuantitatif. PT. Sonpedia Publishing Indonesia.

Kim, K., & Jogaratnam, G. (2010). Effects of individual and organizational factors on job satisfaction and intent to stay in the hotel and restaurant industry. Journal of Human Resources in Hospitality & Tourism, 9(3), 318–339.

Lazarus, R. S., & Folkman, S. (1984). Stress, appraisal, and coping. Springer publishing company.

Luthans, F., Luthans, B. C., & Luthans, K. W. (2020). Organizational behavior: An evidence-based approach. Emerald Publishing Limited.

Mulyanti, A. S., & Fikri, A. (2025). Adaptasi Five Facet Mindfulness Questionnaire (FFMQ) Baer., 2006 Bahasa Indonesia. Ranah Research: Journal of Multidisciplinary Research and Development, 7(6), 4119–4131. https://doi.org/10.38035/rrj.v7i6.1767

Robbins, S. P., & Judge, A. T. A. (2019). Organizational Behavior. 18th Editi. New York City, NY. Usa: Pearson.

Robertson, I. T., Cooper, C. L., Sarkar, M., & Curran, T. (2015). Resilience training in the workplace from 2003 to 2014: A systematic review. Journal of Occupational and Organizational Psychology, 88(3), 533–562.

Selye, H. (2013). Stress in health and disease. Butterworth-Heinemann.

Southwick, S. M., Bonanno, G. A., Masten, A. S., Panter-Brick, C., & Yehuda, R. (2014). Resilience definitions, theory, and challenges: interdisciplinary perspectives. European Journal of Psychotraumatology, 5(1), 25338.

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Evaluasi validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif: Sebuah studi pustaka. Journal of Education Research, 5(4), 5599–5609.

Subhaktiyasa, P. G. (2024). Evaluasi validitas dan reliabilitas instrumen penelitian kuantitatif: Sebuah studi pustaka. Jurnal Edukasi Riset, 5(4), 5599–5609. https://doi.org/10.37985/jer.v5i4.1747

Sugiyono, P. D. (2019). metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan). Metode Penelitian Pendidikan, 67(2019), 18.

Supatminingsih, T., & Handayani, A. A. (2025). Statistik Ekonomi: Perbandingan Pendapatan UMKM Sebelum dan Sesudah Pandemi. Jurnal Rumpun Manajemen Dan Ekonomi, 2(5), 463–470.

Taşkıran, T. A., Gürbüz, B., & Doğan, M. (2024). Psychological resilience and organizational commitment: Mediating role of job satisfaction. Research in Sport Education and Sciences, 26(2), 66–74.

Tavakol, M., & Dennick, R. (2011). Making sense of Cronbach’s alpha. International Journal of Medical Education, 2, 53–55. https://doi.org/10.5116/ijme.4dfb.8dfd

Wulandari, D., Meutia, K. I., & Dewi, N. K. (2024). Pengaruh beban kerja, stres kerja, dan lingkungan kerja terhadap tingkat turnover intention pada PT Sepulsa Teknologi Indonesia. Manajemen Kreatif Jurnal,2(3),276–292. https://doi.org/10.55606/makreju.v2i3.3243

Downloads

Published

30-06-2026

How to Cite

Ardiansyah, R., Nuradina, K., & Rendy, P. (2026). PENGARUH STRES KERJA DAN STRATEGI COPING TERHADAP KETAHANAN PSIKOLOGIS PEKERJAAN PADA F&B INDUSTRY. Jurnal Cinta Nusantara, 4(2), 171–190. https://doi.org/10.63754/jcn.v4i2.158