ARTIKULASI IDENTITAS, KOMODIFIKASI DAN RESILIENSI TRADISI SUKU ABUI DI KAMPUNG ADAT TAKPALA DALAM PARIWISATA BUDAYA

Authors

  • Gede Yoga Kharisma Pradana Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Wayan Nurita Universitas Mahasaraswati
  • I Wayan Wijayasa Akademi Pariwisata Denpasar
  • Kadek Wira Adi Saputra Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Fatrisia Yulianie Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • I Wayan Sonder Akademi Pariwisata Denpasar
  • Anak Agung Istri Putera Widiastiti Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Putu Sabda Jayendra Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional
  • Ni Made Ruastiti Institut Seni Indonesia Bali

DOI:

https://doi.org/10.63754/jcn.v4i4.230

Keywords:

Identitas Abui, Komodifikasi Budaya, Resiliensi Tradisi, Community Control, Pariwisata Budaya

Abstract

Pariwisata budaya di Kampung Adat Takpala memperluas peluang ekonomi masyarakat sekaligus menimbulkan tantangan terkait kontrol representasi, batas sakral-profan, dan keinginan tradisi Suku Abui. Penelitian ini bertujuan menganalisis bentuk artikulasi identitas dan ketahanan tradisi Suku Abui, serta memperkuat komodifikasi unsur budaya dalam arena pariwisata budaya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif kualitatif dengan pendekatan interdisipliner Kajian Budaya. Analisis data dipertajam menggunakan kerangka Teori Praktik Bourdieu dan Teori Strukturasi Giddens untuk memahami konversi modal serta negosiasi aturan adat dalam pariwisata. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Informan ditentukan secara purposive yang mencakup tokoh adat, pelaku hiburan, pengrajin, serta pengelola wisata, kemudian dikembangkan melalui snowball sampling . Hasil penelitian menunjukkan bahwa identitas Suku Abui diartikulasikan melalui rumah adat ( Fala/Fala Foka ), tarian Lego-lego dan Cakalele , bahasa Abui, pakaian adat, Moko , kerajinan lokal, serta ritual leluhur. Komodifikasi memberikan manfaat ekonomi dan meningkatkan visibilitas budaya, tetapi berisiko menggeser batas kesakralan, memperlebar ketimpangan akses, dan mereduksi makna budaya. Ketahanan tradisi Suku Abui sangat bergantung pada kapasitas kontrol komunitas (kontrol komunitas) dalam mengendalikan representasi budaya, menjaga transmisi pengetahuan antargenerasi, dan mendistribusikan manfaat pariwisata secara adil.

Author Biographies

Gede Yoga Kharisma Pradana, Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Dr. Gede Yoga Kharisma Pradana, S.Sos., M.Si. merupakan dosen tetap di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) Bali. Beliau memiliki latar belakang pendidikan di kajian budaya dengan fokus kepakaran akademis pada kajian budaya lokal dan pariwisata. Dalam aktivitas akademisnya, beliau sangat aktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pengajaran, pengabdian kepada masyarakat berbasis pemberdayaan desa wisata, serta penerbitan berbagai buku dan penelitian ilmiah di jurnal-jurnal bereputasi.

Dari segi department rank dan posisi akademis di institusi, beliau memegang jabatan fungsional dosen sebagai Lektor Kepala dan tercatat memiliki profil akademis terverifikasi dengan SINTA ID 6788571. Melalui rekam jejak produktivitas publikasi, karya ilmiah, dan sitasi yang konsisten, beliau menempati jajaran peneliti dan dosen papan atas (top researcher) di program studinya pada Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional.

Wayan Nurita, Universitas Mahasaraswati

Dr. Wayan Nurita, S.S., M.Si. merupakan dosen tetap di Program Studi Sastra Jepang, Fakultas Bahasa Asing (FBA), Universitas Mahasaraswati Denpasar. Beliau menempuh pendidikan di bidang Sastra Jepang dan memiliki fokus kepakaran akademis pada linguistik, sastra, serta budaya Jepang. Dalam aktivitas akademisnya, beliau aktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pengajaran, pengabdian kepada masyarakat, dan penelitian ilmiah, khususnya yang berfokus pada analisis struktur bahasa Jepang seperti kajian verba dan partikel serta fenomena sosial budaya terkait. Dari segi jabatan akademik dan peringkat di departemen, beliau memegang jabatan fungsional sebagai Lektor dengan SINTA ID 6735398. Melalui rekam jejak publikasi ilmiahnya, beliau mencatatkan SINTA Score Overall sekitar 501 dan SINTA Score 3 Yr sekitar 210, yang menempatkan beliau sebagai salah satu akademisi dan peneliti terkemuka di lingkungan Fakultas Bahasa Asing Universitas Mahasaraswati Denpasar.

I Wayan Wijayasa, Akademi Pariwisata Denpasar

I Wayan Wijayasa, SST.Par., M.Par. merupakan dosen tetap di Program Studi DIII Usaha Perjalanan Wisata, Akademi Pariwisata Denpasar. Ia menyelesaikan pendidikan magister di bidang pariwisata dan memiliki fokus kepakaran akademis pada manajemen perjalanan wisata, kepariwisataan, serta pengembangan destinasi dan sumber daya manusia pariwisata. Dalam kesehariannya, beliau aktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pengajaran mata kuliah keahlian sarana-prasarana serta operasional tur, pengabdian kepada masyarakat berbasis pemberdayaan pariwisata lokal, dan penelitian ilmiah di bidang industri perjalanan. Dari segi jenjang karir dan peringkat di institusi, beliau memegang jabatan fungsional dosen sebagai Lektor dan tercatat memiliki profil akademis terverifikasi dengan SINTA ID 6825726, yang menempatkan beliau sebagai salah satu tenaga pengajar utama dan peneliti aktif di lingkungan Akademi Pariwisata Denpasar.

Kadek Wira Adi Saputra, Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Kadek Wira Adi Saputra, S.Tr.Par., M.Par. merupakan dosen tetap di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) Bali. Beliau memiliki latar belakang pendidikan di bidang kepariwisataan dan fokus kepakaran akademis pada manajemen hospitalitas, operasional pelayanan pariwisata, serta pengembangan destinasi dan bisnis pariwisata. Dalam aktivitas akademisnya, beliau aktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup kegiatan pengajaran mata kuliah keahlian hospitalitas, penelitian ilmiah terkait dinamika industri pariwisata, serta pengabdian kepada masyarakat berbasis pemberdayaan sektor parekraf lokal. Dari segi posisi dan peringkat akademis di institusi, beliau memegang jabatan fungsional dosen sebagai Asisten Ahli dengan SINTA ID 6788574, yang menempatkan beliau sebagai salah satu akademisi dan peneliti muda yang aktif berkontribusi dalam publikasi ilmiah di lingkungan Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional.

Fatrisia Yulianie, Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Dr. Fatrisia Yulianie, SST.Par., M.Par. merupakan dosen tetap di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) Bali. Beliau memiliki latar belakang pendidikan di bidang ekonomi dan pariwisata, dengan fokus kepakaran akademis pada manajemen bisnis pariwisata, hospitalitas, serta keuangan dan tata kelola operasional pariwisata. Dalam kesehariannya, beliau aktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi melalui pengajaran, pengabdian kepada masyarakat, dan penelitian ilmiah terkait industri pariwisata. Bidang fokus penelitian Community-Based Tourism. Dari segi jabatan dan peringkat akademis di institusi, beliau memegang jabatan fungsional dosen sebagai Lektor dan tercatat memiliki profil akademis terverifikasi di portal SINTA, yang menempatkan beliau sebagai salah satu tenaga pengajar dan peneliti aktif di lingkungan Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional.

I Wayan Sonder, Akademi Pariwisata Denpasar

I Wayan Sonder, SST.Par., M.Par. Merupakan dosen tetap di Program Studi DIII Usaha Perjalanan Wisata, Akademi Pariwisata Denpasar. Beliau memiliki latar belakang pendidikan di bidang pariwisata dan fokus kepakaran akademis pada manajemen bisnis perjalanan, pelayanan operasional tur, serta pengembangan destinasi pariwisata. Dalam aktivitas akademisnya, beliau aktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup kegiatan pengajaran, pengabdian kepada masyarakat berbasis industri wisata lokal, serta penelitian ilmiah di bidang kepariwisataan. Dari segi jenjang karir dan peringkat di institusi, beliau memegang jabatan fungsional dosen sebagai Lektor dan memiliki profil akademis terverifikasi dengan SINTA ID 6825727, yang menempatkan beliau sebagai salah satu tenaga pengajar senior dan peneliti aktif di lingkungan Akademi Pariwisata Denpasar.

Anak Agung Istri Putera Widiastiti, Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Dr. Anak Agung Istri Putera Widiastiti, S.Sos., M.Si. Merupakan dosen tetap di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) Bali. Dalam aktivitas akademisnya, beliau aktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pengajaran mata kuliah keahlian pariwisata, kegiatan pengabdian kepada masyarakat, serta penelitian ilmiah terkait dinamika pariwisata, budaya dan hospitalitas. Dari segi jenjang karir dan peringkat akademis di institusi, beliau memegang jabatan fungsional dosen sebagai Lektor dan memiliki profil akademis terverifikasi dengan SINTA ID 6788572, yang menempatkan beliau sebagai salah satu tenaga pengajar dan peneliti aktif di lingkungan Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional.

Putu Sabda Jayendra, Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional

Dr. Putu Sabda Jayendra, S.Pd.H., M.Pd.H. Merupakan dosen tetap di Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional (IPBI) Bali. Beliau memiliki latar belakang pendidikan di bidang agama hindu dan kebudayaan dengan fokus kepakaran akademis pada etika profesi, budaya lokal Bali, tata krama hospitalitas, serta karakter pariwisata. Dalam kesehariannya, beliau aktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi yang mencakup pengajaran mata kuliah kebudayaan dan keetikaan, pengabdian kepada masyarakat berbasis kearifan lokal, serta penelitian ilmiah terkait interaksi budaya dan pariwisata. Dari segi jenjang karir dan peringkat akademis di institusi, beliau memegang jabatan fungsional dosen sebagai Lektor dan tercatat memiliki profil akademis terverifikasi dengan SINTA ID 6788573, yang menempatkan beliau sebagai salah satu tenaga pengajar senior dan peneliti aktif di lingkungan Institut Pariwisata dan Bisnis Internasional.

Ni Made Ruastiti, Institut Seni Indonesia Bali

Prof. Dr. Dra. Ni Made Ruastiti, SST., M.Si. Merupakan Guru Besar (Profesor) di Fakultas Seni Pertunjukan, Institut Seni Indonesia (ISI) Denpasar. Beliau adalah salah satu akademisi dan peneliti paling senior di lingkungan ISI Denpasar dengan latar belakang pendidikan doktor di bidang kajian budaya. Fokus kepakaran utamanya mencakup seni pertunjukan wisata. Beliau sangat aktif menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi melalui penulisan berbagai buku referensi seni budaya, publikasi jurnal terindeks internasional/reputasi tinggi, memimpin berbagai proyek penelitian kebudayaan, serta mendedikasikan ilmu melalui pengabdian masyarakat berbasis pelestarian seni Bali.

Beliau memiliki profil akademis yang sangat kuat di portal SINTA (SINTA ID 6013620) dengan rekam jejak sitasi dan publikasi ilmiah yang konsisten menempatkan beliau sebagai salah satu peneliti teratas (top researcher) tidak hanya di tingkat jurusan dan fakultas, melainkan di seluruh lingkungan Institut Seni Indonesia Bali.

References

Arba, H. M. N., Dominikus, W. S., & Udil, P. A. (2023). Eksplorasi etnomatematika pada Tarian Cakalele Suku Abui di Kabupaten Alor dan integrasinya dalam pembelajaran matematika. Haumeni Journal of Education, 3(2), 26–33. https://doi.org/10.35508/haumeni.v3i2.12220

Aryanti, N. N. S., Harmayani, E., Udasmoro, W., & Mutiarin, D. (2025). Habitus and capital in the gastronomy tourism field: Cooking class businesses in Ubud, Bali. E-Journal of Tourism, 12(2), 285–297. https://doi.org/10.24922/eot.v12i2.2184

Auw, E. M. N. E., Son, A. L., & Laja, Y. P. W. (2024). Mathematical concepts and cultural values at Abui community culture: Ethnomathematics study in traditional villages, Alor Regency, Indonesia. Indonesian Educational Research Journal, 1(3), 158–167. https://doi.org/10.56773/ierj.v1i3.30

Bourdieu, P. (1990). The logic of practice. Stanford University Press.

Dwipayana, A. A. P., & Sartini. (2023). Makna perubahan identitas desa adat di tengah pembangunan pariwisata budaya di Bali. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 12(2), 322–331. https://doi.org/10.23887/jish.v12i2.63417

Ermayanti, Indrizal, E., Irwandi, A., Erwin, & Anwar, H. (2024). Commodification: Rural tourism development in Traditional Village of Nagari Sijunjung. MIMBAR: Jurnal Sosial dan Pembangunan, 40(1), 9–16. https://doi.org/10.29313/mimbar.vi.2052

Giddens, A. (1984). The constitution of society: Outline of the theory of structuration. University of California Press.

Hehanussa, A., Saefullah, K., & Hadian, M. S. D. (2023). Tradisi Pasawari: Sebuah pedoman pengembangan ethno-ecotourism di Kali Ama Negeri Hualoy, Pulau Seram, Maluku. Panggung, 33(3). https://doi.org/10.26742/panggung.v33i3.2748

Indraddin, Anggraini, R., & Irwan. (2024). Strategy for improving the community economy through environmentally based tourism and social media in Nagari Sungai Pinang, West Sumatra Province. Sosiohumaniora, 26(1), 147–155. https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v26i1.36132

Irwan, & Zaman, A. R. B. (2026). Inclusive tourism under fragmented governance: Structuration, participation, and rural inequality in Bira Village, Indonesia. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 14(1), 17–30. https://doi.org/10.22500/14202663719

Kaat, M. S., Hingmo, M. O., Maulaka, O. F. B., Asamai, P., & Bekata, H. M. (2025). Makna simbolis dan nilai budaya dalam upacara adat Suku Abui di Kabupaten Alor. Student Scientific Creativity Journal, 3(2), 156–162. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v3i2.5556

Kolly, O. A. W., & Aryaningtyas, A. T. (2025). Kampung Adat Takpala: Studi pemberdayaan masyarakat lokal dalam pengembangan pariwisata berbasis komunitas. Sabbhata Yatra: Jurnal Pariwisata dan Budaya, 6(1), 104–116. https://doi.org/10.53565/sabbhatayatra.v6i1.1846

Lalang, A. R., & Nay, F. A. (2025). Mathematical knowledge of Fala Foka by the Takpala Indigenous People. EduMatSains: Jurnal Pendidikan, Matematika dan Sains, 10(1), 126–138. https://doi.org/10.33541/edumatsains.v10i1.7159

Lapenangga, A. K., Jeraman, P., Lake, R. C., Talan, J. P., Morakinyo, K. O., Taiwo, R. O., Oludoyi, K. O., Daton, R., & Mukin, A. K. S. (2024). Exploration of the Fala house construction system in Alor Regency. ARTEKS: Jurnal Teknik Arsitektur, 9(2), 279–290. https://doi.org/10.30822/arteks.v9i2.3413

Lay, B. P., Rade, S. D., & Geme, M. T. (2024). Implementation of customary law values in Abui tribal customary marriage in realizing laws based on local wisdom. Journal of Humanities and Social Studies, 8(2), 527–532. https://doi.org/10.33751/jhss.v8i2.9646

Marcelliantika, A., Rahmawati, A. P., & Sandikusumah, A. (2025). Komodifikasi budaya dan dampaknya terhadap pariwisata. Jurnal Tata Kelola Seni, 11(2), 179–200. https://doi.org/10.24821/jtks.v11i2.15373

Nurhadi, I., Sumarti, T., Dharmawan, A. H., & Damanhuri, D. S. (2022). Cultural commodification and ethical transition of tourism development: A case in Osing community, Indonesia. Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan, 10(1), 24–43. https://doi.org/10.22500/10202238564

Pradana, G. Y. K. (2018). Implications of commodified Parwa shadow puppet performance for tourism in Ubud, Bali. Journal of Business on Hospitality and Tourism, 4(1), 70–79. https://doi.org/10.22334/jbhost.v4i1.103

Pradana, G. Y. K. (2025). Deconstruction powers of relations behind the shadow puppet performance for tourism in Ubud Village Bali. Soko Guru: Jurnal Ilmiah Pendidikan, 5(2), 226–236. https://doi.org/10.55606/sokoguru.v5i2.5768

Pradana, G. Y. K., Semadi, I. G. N., Entas, D., & Suadnyana, I. W. (2025). Agrotourism strategies in Tenganan indigenous environmental stewardship: An implementation of community-oriented sustainable tourism. Jurnal Intelek dan Cendikiawan Nusantara, 2(4), 5507–5519.

Prasiasa, D. P. O., Karmini, N. W., & Widari, D. A. D. S. (2024). Challenges of strengthening culture in the development of sustainable tourism villages in Bali. Mudra Jurnal Seni Budaya, 39(1), 34–44. https://doi.org/10.31091/mudra.v39i1.2554

Prasetyo, D. A., & Syafrini, D. (2023). Partisipasi masyarakat dalam pengembangan pariwisata budaya di Perkampungan Adat Nagari Sijunjung Sumatera Barat. Jurnal Perspektif, 6(1), 47–57. https://doi.org/10.24036/perspektif.v6i1.721

Putra, E. A., & Mahagangga, I. G. A. O. (2021). Faktor penyebab komodifikasi Tari Barong sebagai atraksi wisata di Desa Batubulan. Jurnal Destinasi Pariwisata, 9(1), 234–240. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2021.v09.i01.p30

Putri, N. G. A. E., & Sanjiwani, P. K. (2021). Kontribusi pertunjukan seni tari tradisional sebagai atraksi wisata terhadap kesejahteraan masyarakat lokal Desa Adat Ubud. Jurnal Destinasi Pariwisata, 9(2), 450–457. https://doi.org/10.24843/JDEPAR.2021.v09.i02.p25

Setyoko, A., Putra, B. A., & Yohana, S. (2025). Relasi kuasa dalam materi promosi pariwisata Dayak. CaLLs, 11, 45–58. https://doi.org/10.30872/calls.v11i0.22567

Shiona, A. E. Y., & Widianto, A. A. (2023). Peran BUMDes dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di Desa Torongrejo pasca pandemi COVID-19. Jurnal Pariwisata Terapan, 7(2), 119–136. https://doi.org/10.22146/jpt.91805

Suardana, G., Darma Putra, I. N., & Bawa Atmaja, N. (2018). The Legend of Balinese Goddesses: Komodifikasi seni pertunjukan hibrid dalam pariwisata Bali. Jurnal Kajian Bali, 8(1), 35–52. https://doi.org/10.24843/JKB.2018.v08.i01.p03

Suarthana, I. K. P., Wisnawa, I. M. B., Karta, N. L. P. A., & Sarukunaselan, K. (2024). Unlocking loyalty: The power of local culture in Bali tourism. Jurnal Kajian Bali, 14(2), 498–521. https://doi.org/10.24843/JKB.2024.v14.i02.p09

Surata, I. K., Tantra, D. K., & Suprastayasa, I. G. N. A. (2026). Exoticization of indigenous Bali wisdom: Impacts on cultural and tourism sustainability. Jurnal Kepariwisataan: Destinasi, Hospitalitas dan Perjalanan, 10(1), 120–139. https://doi.org/10.34013/jk.v10i1.2519

Sutana, I. G. (2025). Komodifikasi spiritual dan ketahanan budaya Hindu: Studi makanan Satwika dan praktik Usadha dalam pariwisata Bali. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 9(3), 326–337. https://doi.org/10.37329/jpah.v9i3.4392

Ubaidillah, & Katubi. (2023). Ritual dan narasi tradisi Lego-lego Suku Abui: Dinamika perubahan dan kesinambungan ritus sakral di era wisata budaya. Masyarakat Indonesia, 49(1), 35–50. https://doi.org/10.14203/jmi.v49i1.1283

Wesnawa, I. G. A. (2022). Pengembangan pariwisata perdesaan Bali: Integrasi potensi, kearifan lokal dan ekonomi kreatif. Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora, 11(1), 149–160. https://doi.org/10.23887/jish.v11i1.44184

Widiastuti. (2018). Ketahanan budaya masyarakat Bali Aga dalam menciptakan desa wisata yang berkelanjutan. Jurnal Kajian Bali, 8(1), 93–120. https://doi.org/10.24843/JKB.2018.v08.i01.p06

Wollo, S. L. W., Rachmawati, Y., & Syaodih, E. (2026). Moku Hesi Miti tradition: Birth ritual in ethnoparenting of Takpala Indigenous Village Community, Alor Regency. Journal of Innovation in Educational and Cultural Research, 7(2), 216–224. https://doi.org/10.46843/jiecr.v7i2.2516

Downloads

Published

04-10-2026

How to Cite

Pradana, G. Y. K., Nurita, W., Wijayasa, I. W., Saputra, K. W. A., Yulianie, F., Sonder, I. W., … Ruastiti, N. M. (2026). ARTIKULASI IDENTITAS, KOMODIFIKASI DAN RESILIENSI TRADISI SUKU ABUI DI KAMPUNG ADAT TAKPALA DALAM PARIWISATA BUDAYA. Jurnal Cinta Nusantara, 4(4), 640–650. https://doi.org/10.63754/jcn.v4i4.230

Issue

Section

Articles