LITERATUR REVIEW: ANALISIS RETROSPEKTIF DISPARITAS DATA STUNTING ANTARA SURVEI NASIONAL DAN PENCATATAN RUTIN (E-PPGBM)

Authors

  • Nanda Lestia Universitas Syiah Kuala
  • Irwan Saputra Universitas Syiah Kuala

DOI:

https://doi.org/10.63754/jcn.v3i4.125

Keywords:

Stunting, disparitas data, SSGI, e-PPGBM, Indonesia

Abstract

Pendahuluan: Pemerintah Indonesia menggunakan dua sumber data utama untuk memantau prevalensi stunting, yaitu Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) sebagai survei nasional terstandar dan e-PPGBM sebagai sistem pencatatan rutin berbasis masyarakat. Namun, kedua sumber data ini sering menghasilkan angka yang berbeda secara signifikan sehingga menimbulkan kebingungan dalam evaluasi program dan pengambilan kebijakan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, menganalisis, dan mensintesis faktor-faktor penyebab disparitas data antara SSGI dan e-PPGBM serta implikasinya terhadap kebijakan penurunan stunting di Indonesia. Metode: Penelitian ini menggunakan desain literature review naratif terstruktur. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar, PubMed, dan portal jurnal nasional terakreditasi. Seleksi artikel dilakukan melalui skrining judul, abstrak, dan penilaian teks lengkap sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Sebanyak 10 artikel jurnal peer-reviewed dan referensi pendukung yang dipublikasikan pada tahun 2019–2024 dianalisis. Analisis data dilakukan secara tematik. Hasil: Disparitas data antara SSGI dan e-PPGBM disebabkan oleh tiga faktor utama, yaitu: (1) perbedaan metodologis SSGI menggunakan sampling terstandar dengan enumerator terlatih, sedangkan e-PPGBM menggunakan pencatatan rutin berbasis kader; (2) perbedaan alat ukur dan kualitas pengukuran; serta (3) perbedaan cakupan dan representativitas data. Pemerintah telah merespons melalui kebijakan triangulasi data sejak tahun 2024, namun implementasinya di daerah masih menghadapi berbagai kendala. Kesimpulan: Disparitas antara SSGI dan e-PPGBM bukan merupakan kesalahan sistem, melainkan konsekuensi dari perbedaan tujuan dan pendekatan metodologis. Integrasi kedua sistem melalui pendekatan triangulasi yang terstruktur menjadi kunci dalam meningkatkan akurasi dan kredibilitas data stunting di Indonesia

References

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Buku Saku Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN). (2024). Target Penurunan Stunting 14% Tahun 2024: Strategi Percepatan Penurunan Stunting Menuju Indonesia Emas 2045. Jakarta: BKKBN.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman Pelaksanaan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK), Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Buku Panduan Aplikasi e-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat). Jakarta: Direktorat Gizi Masyarakat, Kemenkes RI.

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617.

Rahmat Haji Saeni, Andi Zulkifli Abdullah, Suriah, Veni Hadju, Ridwan Amiruddin, Agus Bintara Birawida, Stang, Rika Handayani, Anwar Mallongi. (2025). Governance Of E-Ppgbm And Systemic Challenges In Community Nutrition Services: A Critical Analysis Of Cadre Capacity, Technical Barriers, And Institutional Dysfunction. Tpm – Testing, Psychometrics, Methodology In Applied Psychology, 32(4), 1730–1742. Https://Tpmap.Org/Submission/Index.Php/Tpm/Article/View/3967

Hardiyanto Rahman, Afni Nooraini, Komedi Komedi, Nur Saribulan. (2025). The Strength of Regional Coordination in Government Policy: A Comparative Study of Stunting Reduction Strategies. Journal of Governance, 10(1), 874-890. https://jurnal.untirta.ac.id/index.php/jog/article/view/36425

Erika Nurul Larasati, Fillah Fithra Dieny, Ayu Rahadiyani, Rachma Purwanti. (2025). Utilization of E-PPGBM for analysing the relation between Posyandu visits post-covid-19 adaptation and low body weight history with stunting among toddlers in Semarang City. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 13(2), 105-116. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgi/article/view/63237

Dwi Yulia Maritasari. (2025). Efektivitas Penerapan E-PPGBM (Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) dalam Menurunkan Risiko Stunting pada Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Brabasan Kabupaten Mesuji. Jurnal Nusantara Public Health. https://jurnal.unived.ac.id/index.php/jnph/article/view/9944

Aisyah Nurul Hidayah, Suyatno Suyatno, Apoina Kartini. (2025). Factors Associated with Coexisting Forms of Malnutrition (Stunting and Wasting) in Under-Five in Southeast Sulawesi. Media Kesehatan Masyarakat Indonesia (MKMI), 21(1). https://journal.unhas.ac.id/index.php/mkmi/article/view/45411

Wayan Aryawati, Annisa Indriani, Christin Angelina F, Fitri Eka Sari, Nova Muhani. (2025). Analisis Faktor Risiko Antenatal Care Terhadap Stunting Usia 0-24 Bulan Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) Tahun 2022. Jurnal Ners, 9(4), 6130-6139. https://journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/ners/article/view/49514

Yulia Srirezeki, Dodik Briawan, Yekti Widodo. (2025). Perbedaan Determinan Stunting Balita pada Dua Kabupaten dan Kota dengan Prevalensi Tinggi dan Rendah. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 4(3), 235-244. https://agris.fao.org/search/en/providers/122323/records/690342eeb901ffe5ca65097e

Ine Rahmadiani, dkk. (2025). Impact of Low Birth Weight and Other Determinants on Stunting in Children Under-Five Years Old: Evidence from Indonesia's Nutrition Status Survey. International Journal of Preventive Medicine. https://journals.lww.com/ijom/fulltext/2025/11270/impact_of_low_birth_weight_and_other_determinants.9.aspx

Yessi Septia Tampubolon, Haripin Togap Sinaga, Evlin SH Sitinjak. (2024). Trends in achieving nutritional status aged 0-23 months based on the TB/U index against the median line for 2019-2022 in Madina Regency. Journal of Health Sciences (UNUSA), 17(2). https://journal2.unusa.ac.id/index.php/JHS/article/view/5356

Hesty Ayu Nurranti Ramadhani, Sudarto Ronoatmodjo. (2023). History of Chronic Energy Deficiency (CED) during Pregnancy and the Incidence of Stunting among Children Aged 0-59 Months in East Jakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan, Poltekkes Palu. https://jurnal.poltekkespalu.ac.id/index.php/JIK/article/view/1738

Downloads

Published

30-12-2025

How to Cite

Nanda Lestia, & Irwan Saputra. (2025). LITERATUR REVIEW: ANALISIS RETROSPEKTIF DISPARITAS DATA STUNTING ANTARA SURVEI NASIONAL DAN PENCATATAN RUTIN (E-PPGBM). Jurnal Cinta Nusantara (JCN), 3(4), 15–23. https://doi.org/10.63754/jcn.v3i4.125